Loading...

5 Macam Metode Menentukan Penyelesaian SPLTV + Contoh Soal dan Pembahasan Bagian 3

Advertisement
Penyelesaian SPLTV dengan Invers Matriks?
Invers matrik dapat digunakan untuk mempermudah dalam menentukan himpunan penyelesaian suatu sistem persamaan linear baik itu dua variabel maupun tiga variabel. Untuk menentukan penyelesaian SPLTV dengan invers matriks, terlebih dahulu kita ubah bentuk umum SPLTV menjadi bentuk matriks. Perhatikan penjelasan berikut.
5 Macam Metode Menentukan Penyelesaian SPLTV + Contoh Soal dan Pembahasan
Bentuk umum sistem persamaan linear dua variabel adalah sebagai berikut.
a1x + b1y + c1z = d1 …………… Pers. (1)
a2x + b2y + c2z = d2 …………… Pers. (2)
a3x + b3y + c3z = d3 …………… Pers. (3)
Persamaan (1), (2), dan (3) di atas dapat kita susun ke dalam bentuk matriks seperti di bawah ini.
AX = B
Matriks A memuat koefisien-koefisien ketiga persamaan. Matriks X memuat variabel x, y, dan z. Sedangkan matriks B memuat konstanta-konstanta ketiga persamaan linear. Dengan demikian, bentuk matriks AX = B adalah sebagai berikut.
a1
b1
c1

x
=
d1
a2
b2
c2
y
d2
a3
b3
c3
z
d3
Tujuan menyelesaikan sistem persamaan linear tiga variabel adalah untuk menentukan nilai x, y, dan z yang memenuhi persamaan tersebut. Oleh karena itu, bentuk matriks AX = B harus kita ubah menjadi bentuk invers seperti berikut.
AX = B
X = A-1B
A-1 merupakan invers matriks A. Dengan menggunakan rumus invers matriks di atas, maka bentuk matriks dari X = A-1B adalah sebagai berikut.
x
=
1

K11
K21
K31

d1
y
K12
K22
K32

d2
(a1b2c3 + b1c2a3 + c1a2b3 (a3b2c1 + b3c2a1 + c3a2b1)
z
K13
K23
K33

d3
Nah, rumus inilah yang digunakan untuk menentukan nilai x, y, dan z dari sistem persamaan linear tiga variabel.

Contoh Soal:
Dengan menggunakan metode invers matriks, tentukanlah himpunan penyelesaian dari sistem persamaan linear tiga variabel berikut ini.
2x + y  z = 1
x + y + z = 6
 2y + z = 0
Penyelesaian:
Pertama, kita buat nama yang spesifik dari ketiga sistem persamaan linear di atas, yaitu sebagai berikut.
2x + y  z = 1 …………… Pers. (1)
x + y + z = 6 …….……… Pers. (2)
 2y + z = 0 …………… Pers. (3)
Kemudian, persamaan (1), (2), dan (3) kita susun dalam bentuk matriks berikut.
AX = B
Matriks A memuat koefisien-koefisien ketiga persamaan. Matriks X memuat variabel x, y, dan z. Sedangkan matriks B memuat konstanta-konstanta ketiga persamaan linear. Dengan demikian, bentuk matriks AX = B adalah sebagai berikut.
2
1
1

x
=
1
1
1
1
y
6
1
2
1
z
0
Untuk menentukan nilai x, y, dan z maka bentuk matriks AX = B harus kita ubah menjadi bentuk invers seperti berikut.
AX = B
X = A-1B
Matriks dari A-1 dirumuskan sebagai berikut.
A-1 = (1/determinan A)(adjoin A)
A-1
=
1
adj
a1
b1
c1
a2
b2
c2
det A
a3
b3
c3
Sampai tahap ini, kita harus menentukan nilai dari determinan matriks A dan juga adjoin matriks A. Penjelasannya adalah sebagai berikut.
Menentukan determinan matriks A
Dari matriks A tambahkan 2 kolom di sebalah kanan. Kolom keempat berisi elemen dari kolom pertama, sedangkan kolom kelima berisi elemen dari kolom kedua matriks A. Sehingga matriks A menjadi seperti berikut.
A
=
2
1
1
2
1
1
1
1
1
1
1
2
1
1
2
Dari bentuk matrik di atas, nilai determinan dari matriks A adalah sebagai berikut.
det A = [(2)(1)(1) + (1)(1)(1) + (1)(1)(2)]  [(1)(1)(1) + (2)(1)(2) + (1)(1)(1)]
det A = [2 + 1 + 2]  [ 4 + 1]
det A = 5  (4)
det A = 9
Adjoin matriks A
Untuk menentukan adjoin matriks A digunakan rumus berikut.
Adj A = (matriks kofaktor A)T
Jadi sebelum dapat menentukan adjoin matriks, kita harus menentukan dahulu matriks kofaktor A yang ditranspose.

Menentukan matriks kofaktor A [kof(A)]

Elemen-elemen matriks kofaktor A adalah sebagai berikut.
kof(A)
=
K11
K12
K13
K21
K22
K23
K31
K32
K33
Kesembilan elemen K tersebut dapat tentukan dengan menggunakan minor-kofaktor yang dirumuskan sebagai berikut.
K11 = (1)1 + 1 M11
M11 adalah determinan minor dari matriks A yang diperoleh dengan menutup baris dan kolom pertama matriks A.
M11
=
2
1
1
1
1
1
1
2
1

M11
=
1
1
=
[(1)(1)]  [(2)(1)]
=
3
2
1
Dengan demikian, nilai dari K11 adalah sebagai berikut.
K11 = (1)1 + 1 (3) = 3

K12 = (1)1 + 2 M12
M12 adalah determinan minor dari matriks A yang diperoleh dengan menutup baris pertama dan kolom kedua matriks A.
M12
=
2
1
1
1
1
1
1
2
1

M12
=
1
1
=
[(1)(1)]  [(1)(1)]
=
0
1
1
Dengan demikian, nilai dari K12 adalah sebagai berikut.
K12 = (1)1 + 2 (0) = 0

K13 = (1)1 + 3 M13
M13 adalah determinan minor dari matriks A yang diperoleh dengan menutup baris pertama dan kolom ketiga matriks A.
M13
=
2
1
1
1
1
1
1
2
1

M13
=
1
1
=
[(1)(2)]  [(1)(1)]
=
3
1
2
Dengan demikian, nilai dari K13 adalah sebagai berikut.
K13 = (1)1 + 3 (3) = 3

K21 = (1)2 + 1 M21
M21 adalah determinan minor dari matriks A yang diperoleh dengan menutup baris kedua dan kolom pertama matriks A.
M21
=
2
1
1
1
1
1
1
2
1

M21
=
1
1
=
[(1)(1)]  [(2)(1)]
=
1
2
1
Dengan demikian, nilai dari K21 adalah sebagai berikut.
K21 = (1)2 + 1 (1) = 1

K22 = (1)2 + 2 M22
M22 adalah determinan minor dari matriks A yang diperoleh dengan menutup baris kedua dan kolom kedua matriks A.
M22
=
2
1
1
1
1
1
1
2
1

M22
=
2
1
=
[(2)(1)]  [(1)(1)]
=
3
1
1
Dengan demikian, nilai dari K22 adalah sebagai berikut.
K22 = (1)2 + 2 (3) = 3

K23 = (1)2 + 3 M23
M23 adalah determinan minor dari matriks A yang diperoleh dengan menutup baris kedua dan kolom ketiga matriks A.
M23
=
2
1
1
1
1
1
1
2
1

M23
=
2
1
=
[(2)(2)]  [(1)(1)]
=
5
1
2
Dengan demikian, nilai dari K23 adalah sebagai berikut.
K23 = (1)2 + 3 (5) = 5

K31 = (1)3+ 1 M31
M31 adalah determinan minor dari matriks A yang diperoleh dengan menutup baris ketiga dan kolom pertama matriks A.
M31
=
2
1
1
1
1
1
1
2
1

M31
=
1
1
=
[(1)(1)]  [(1)(1)]
=
2
1
1
Dengan demikian, nilai dari K31 adalah sebagai berikut.
K31 = (1)3 + 1 (2) = 2

K32 = (1)3+ 2 M32
M32 adalah determinan minor dari matriks A yang diperoleh dengan menutup baris ketiga dan kolom kedua matriks A.
M32
=
2
1
1
1
1
1
1
2
1

M32
=
2
1
=
[(2)(1)]  [(1)(1)]
=
3
1
1
Dengan demikian, nilai dari K32 adalah sebagai berikut.
K32 = (1)3 + 2 (3) = 3

K33 = (1)3+ 3 M33
M33 adalah determinan minor dari matriks A yang diperoleh dengan menutup baris ketiga dan kolom ketiga matriks A.
M33
=
2
1
1
1
1
1
1
2
1

M33
=
2
1
=
[(2)(1)]  [(1)(1)]
=
1
1
1
Dengan demikian, nilai dari K33 adalah sebagai berikut.
K33 = (1)3 + 3 (1) = 1

Sekarang kita kumpulkan semua nilai K yang diperoleh dari perhitungan di atas, yaitu sebagai berikut.
K11 = 3

K21 = 1

K31 = 2
K12 = 0

K22 = 3

K32 = 3
K13 = 3

K23 = 5

K33 = 1
Dengan demikian, bentuk dari matriks kofaktor A adalah sebagai berikut.
kof(A)
=
3
0
3
1
3
5
2
3
1

Menentukan matriks Kofaktor A Transpose [kof(A)T]
Bentuk matriks transpose diperoleh dengan cara menukar elemen-elemen baris suatu matriks menjadi elemen-elemen kolom dan menukar elemen-elemen kolom menjadi elemen-elemen baris. Dengan demikian, bentuk matriks transpose dari matriks kofaktor A adalah sebagai berikut.
[kof(A)]T
=
3
1
2
0
3
3
3
5
1
Bentuk transpose dari matriks kofaktor A merupakan matriks adjoin A, sehingga adjoin dari matriks A adalah sebagai berikut.
Adj A = (matriks kofaktor A)T
Adj A
=
3
1
2
0
3
3
3
5
1
Langkah terakhir adalah menentukan nilai x, y, dan z dengan mengubah bentuk matriks AX = B menjadi bentuk invers seperti berikut.
AX = B
X = A-1B
x
=
1
adj
2
1
1

1
y
1
1
1

6
det A

z
1
2
1

0

x
=
1

3
1
2

1
y
0
3
3

6
9
z
3
5
1

0

x
=
3/9
1/9
2/9

1
y
0/9
3/9
3/9

6
z
3/9
5/9
1/9

0


x
=
(3/9 × 1) + (1/9 × 6) + (2/9 × 0)
y
(0/9 × 1) + (3/9 × 6) + (3/9 × 0)
z
(3/9 × 1) + (5/9 × 6) + (1/9 × 0)

x
=
3/9 + 6/9 + 0
y
0 + 18/9 + 0
z
3/9 + 30/9 + 0

x
=
9/9
y
18/9
z
27/9

x
=
1
y
2
z
3
Jadi, kita peroleh nilai x = 1, y = 2 dan z = 3. Dengan demikian, himpunan penyelesaian sistem persamaan linear di atas adalah {(1, 2, 3)}.
Bagian 2

Post a Comment

Mohon berkomentar secara bijak dengan bahasa yang sopan dan tidak keluar dari topik permasalahan dalam artikel ini. Dan jangan ikut sertakan link promosi dalam bentuk apapun.
Terimakasih.

emo-but-icon

Home item

Materi Terbaru